hubungan sikap kerja berdiri dan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja di bagian produksi pabrik kayu lapis yogyakarta

fitriyani ida y yunus, ariana sumekar, nur anisah

Abstract


Kelelahan kerja merupakan permasalahan yang umum di tempat kerja yang sering kita jumpai pada tenaga kerja. Hasil penelitian masih ditemukan kecelakaan kerja yang disebabkan oleh faktor kelelahan. Hal ini masih di sebabkan beberapa hal, diantaranya sikap kerja berdiri yang tidak ergonomis serta beban kerja fisik yang berlebihan. Apabila tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan kecelakaan pada pekerja itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sikap kerja berdiri dan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja dibagian produksi Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta. Sampel diambil dengan metode purposive samplingdengan jumlah sampel 67 pekerja. Pengambilan data dengan mengukuran denyut nadi, kuesioner dan lembar observasi Rapid Entry Body Assesment (REBA). Data diolah dan dianalisis menggunakan uji kolerasi spearman rank dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian didapatkan bahwa sikap kerja berdiri pekerja dibagian produksi Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta yang memiliki risiko sedang 19,4%, tinggi 77,6% dan sangat tinggi 3,0%. Beban kerja fisik pekerja dibagian produksi Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta yang memiliki beban kerja fisik rendah sebanyak 76,1% dan sedang sebanyak 23,9%. Kelelahan kerja pekerja dibagian produksi Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta yang memiliki kategori lelah 46,3% dan sangat lelah 53,7%. Kesimpulannya tidak ada hubungan antara sikap kerja berdiri dengan kelelahan kerja pada pekerja dibagian produksi Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta  (p=0,823). Ada hubungan antara beban kerja fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja dibagian produksi Pabrik Kayu Lapis Yogyakarta  (p=0,003)

Keywords


sikap kerja berdiri, beban kerja fisik, kelelahan kerja

Full Text:

PDF

References


Tarwaka. Ergonomi Industri (Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja). Surakarta: Harapan Press. 2015.

Asriyani, N., Karimuna, S. R. dan Jufri, N. N. Faktor yang Berhubungan dengan terjadinya Kelelahan Kerja pada Pekerja PT. Kalla Kakao Industri. JIMKESMAS: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. 2017; 2 (6): 1-10. Didapatkan dari: http://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/view/2942/2197 [Diakses: 31 Januari 2019

Pajow, D.A., Sondakh, R.C., dan Lampus, B.S. Hubungan antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Di PT. Timur Laut Jaya Manado. PHARMACON: Jurnal Ilmiah Farmasi. 2016; 5 (2): 144-150. Didapatkan dari: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/pharmacon/article/view/12182/11762 [Diakses: 01 Februari 2019].

Suma’mur. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: CV Sagung Seto. 2009.

Notoatmodjo. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2010.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2017.

Ponto, M.M., Josephus, J., dan Malonda, N.S.H. Hubungan antara Sikap Kerja Berdiri dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Swalayan Hypermart di Mega Trade Center Manado. 2014; 1-5. Didapatkan dari: http://fkm.unsrat.ac.id/wp-content/uploads/2014/11/mul.pdf [Diakses: 14 Mei 2019].

Nugroho, G. K. T., Ulfah, N., dan Harwanti, S. Hubungan Sikap Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Laundry di Kecamatan Purwokerto Utara Kabupaten Banyumas. KESMASINDO: Jurnal Kesmasindo. 2015; 7 (3): 209-217. Didapatkan dari: jos.unsoed.ac.id/index.php/kesmasindo/article/download/133/122/. [Diakses: 20 Mei 2019].

Tarwaka. Ergonomi Industri. Surakarta: Harapan Press. 2010.

Mentari, A., Kalsum. Dan Salmah, U. Hubungan Karakteristik Pekerja dan Cara Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Pemanen Kelapa Sawit di PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero) Unit Usaha Adolina Tahun 2012. USU: Jurnal Universitas Sumatera Utara. 2012; 1 (2): 1-11. Didapatkan dari: https://media.neliti.com/media/publications/14646-ID-hubungan-karakteristik-pekerja-dan-cara-kerja-dengan-kelelahan-kerja-pada-pemane.pdf. [Diakses: 19 Juni 2019].

Susetyo, J., Titin, I. O. dan Suyasning, H. I. Prevalensi Keluhan Subjektif atau Kelelahan Karena Sikap Kerja yang Tidak Ergonomis pada Pengrajin Perak. Jurnal Teknologi. 2009; 1 (2): 141-149. Didapatkan dari: https://www.e-jurnal.com/2014/09/prevalensi-keluhan-subyektif-atau.html. [Diakses: 19 Juni 2019].

Sulistya. Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Karyawan di Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rebo, Jakarta Tahun 2011. Skripsi. Jakarta: Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 2011.

Umiyati. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Penjahit Sektor Usaha Informal di Wilayah Ketapang Cipondoh Tangerang Tahun 2009. Skripsi. Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Program Studi Kesehatan Masyarakat. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. 2009.

Hermawan, B., Haryono, W dan Soebijanto, S. Sikap, Beban Kerja dan Kelelahan Kerja pada Pekerja Pabrik Produksi Aluminium di Yogyakarta. BKM: Jurnal Berita Kedokteran Masyarakat. 2017; 33 (4): 213-218. Didapatkan dari: https://jurnal.ugm.ac.id/bkm/article/view/16865/20497. [Diakses: 19 Juni 2019].

Sari, W.N. Hubungan antara Sikap Kerja Duduk dengan Keluhan Subyektif Nyeri Punggung Bawah pada Pekerja Pembuat Terasi di Tambak Rejo Tanjung Mas Semarang. UJPH: Unnes Journal of Public Health. 2013; 2 (2): 1-9. Didapatkan dari: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph/article/view/2999. [Diakses: 19 Juni 2019].

Sopiyudin, D. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Epidemiologi Indonesia. 2014.

Nugraheni, A.B. Hubungan antara Beban Kerja Fisik dengan Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja bagian Produksi Tulangan Beton di PT Wijaya Karya Beton Tbk. PPB Majalengka. Skripsi. Surakarta: Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2015.

Wicaksono, A. Pengaruh Beban Kerja Fisik terhadap Kelelahan Kerja di Bagian Produksi Tulangan Beton PT. Wijaya Karya Tbk. Beton Boyolali. Artikel Publikasi Ilmiah. 2014. [Online]. Didapatkan dari: http://eprints.ums.ac.id/31191/13/NASKAH_PUBLIKASI.pdf. [Diakses: 20 Mei 2019]

Putro, A.N., dan Hariyono, W. Beban Kerja, Status Gizi dan Perasaan Kelelahan Kerja pada Pekerja Industri Kerajinan Gerabah. Prosiding Seminar Nasional IKAKESMADA “Peran Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan SDGs”. KESMAS: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Daulan. 2017; 217-226. Didapatkan dari: http://eprints.uad.ac.id/5415/1/29.%20BEBAN%20KERJA%2C%20STATUS%20GIZI%20DAN%20PERASAAN%20KELELAHAN%20KERJA%20PADA%20PEKERJA%20INDUSTRI%20KERAJINAN%20GERABAH.pdf [Diakses: 01 Januari 2019]

Kawoka, D., Kandou, G.D dan Boky, H. Hubungan Umur dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Buruh di Pelabuhan Laut Kota Manado. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi. 2018; 1-10. Didapatkan dari: https://docplayer.info/88105410-Hubungan-umur-dan-beban-kerja-dengan-kelelahan-kerja-pada-buruh-di-pelabuhan-laut-kota-manado-dwijayanti-kawoka-grace-d-kandou-harvani-boky.html. [Diakses: 19 Juni 2019]

Lumintang, M. F., Kawatu, P. A. T dan Warouw. F. Hubungan antara Umur dan Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Montir Perbengkelan di Desa Kiawa Kecamatan Kawangkoan Utara Kabupaten Minahasa. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sam Ratulangi Manado. 2017; 1-9. Didapatkan dari: https://docplayer.info/57367121-Hubungan-antara-umur-dan-beban-kerja-dengan-kelelahan-kerja-pada-montir-perbengkelan-di-desa-kiawa-kecamatan-kawangkoan-utara-kabupaten-minahasa.html. [Diakses: 19 Juni 2019]

Ihsan, T., dan Salami, I. R. S. Hubungan antara Bahaya Fisik Lingkungan Kerja dan Beban Kerja dengan Tingkat Kelelahan pada Pekerja di Divisi Stamping PT. X Indonesia. Jurnal Dampak: Jurnal Teknik Lingkungan UNAND. 2015; 12 (1): 10-16. Didapatkan dari: http://jurnaldampak.ft.unand.ac.id/index.php/Dampak/article/view/42/27. [Diakses: 19 Juni 2019]

Damopoli, M.L., Josephus, J. dan Ratag, B. T. Hubungan antara Umur dan Beban Kerja terhadap Kelelahan Kerja pada Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Samudera Bitung. Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi Manado. 2017; 1-6. Didapatkan dari: http://fkm.unsrat.ac.id/wp-content/uploads/2015/05/JURNAL-MARCO-DAMOPOLI.pdf. [Diakses: 19 Juni 2019]

Wati, M. Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Karyawan Laundry di Kelurahan Warungboto Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta. KESMAS: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. 2011; 5 (3): 162-232. Didapatkan dari: https://media.neliti.com/media/publications/24874-ID-hubungan-antara-beban-kerja-dengan-kelelahan-kerja-karyawan-laundry-di-kelurahan.pdf. [Diakses: 18 Juni




DOI: https://doi.org/10.35842/formil.v4i2.266

Article Metrics

Abstract view : 186 times
PDF - 42 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats