kesiapan daerah istimewa yogyakarta dalam penerapan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga
DOI:
https://doi.org/10.35842/formil.v3i1.111Keywords:
PIS-PK, puskesmas, DIYAbstract
Latar Belakang: Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) adalah program pembangunan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia yang dimulai dari unit terkecil dari masyarakat yaitu keluarga. Program ini terdiri dari kegiatan pengumpulan data, analisa data untuk identifikasi masalah, dan penyusunan rencana kegiatan puskesmas. PIS-PK sudah diujicobakan di seluruh Indenesia termasuk di DIY. Untuk itu perlu dikaji bagaimana kesiapan dan kelancaran implementasi program tersebut di DIY.
Tujuan: Untuk mengetahui kesiapan DIY terutama puskesmas dalam menerapkan PIS-PK, mengidentifikasi hambatan-hambatannya, serta merekomendasikan solusinya.
Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif-eksplanatoris dengan metode gabungan kuantitatif-kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni-Desember 2017. Survei dilakukan terhadap 30 puskesmas di DIY yang melakukan uji coba PIS-PK.
Hasil: Kesiapan DIY dalam implementasi PIS-PK dirasa lemah dalam hal ketersediaan SDM yang terlatih dan memahami tugas dan segala permasalahan, serta ketersediaan peralatan kesehatan yang siap pakai. Untuk itu perlu dilakukan lebih banyak pelatihan untuk meningkatkan literasi petugas serta pengadaan alat kesehatan yang diperlukan. Penerapan PIS-PK sejauh ini banyak terkendala karena keterbatasan tenaga puskesmas untuk pendataan, kerjasama warga masyarakat yang kurang, dan aplikasi on-line yang tidak lancar ketika puskesmas memasukkan data. Untuk memperlancar pengumpulan data sebenarnya dimungkinkan untuk melibatkan tenaga di luar puskesmas, dan agar masyarakat memahami dan bersedia bekerjasama perlu melibatkan pihak RT, RW, atau kelurahan. Sedangkan untuk hambatan aplikasi akan diupayakan pembuatan aplikasi off-line khusus untuk DIY.
Kesimpulan: Pelaksanaan PIS-PK masih membutuhkan perbaikan sumber daya yaitu dalam hal kesiapan SDM, peralatan medis, dan aplikasi memasukkan data. Perlu dilakukan kerjasama dengan lintas sektor untuk meningkatkan pemahaman dan kerjasama warga masyarakat.
References
Permenkes RI Nomor 39 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga.
Subarsono, AG. (2016). Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kunarjo (2002). Perencanaan dan Pengendalian Program Pembangunan. Jakarta: Penerbit Uniersitas Indonesia.
Siswanto, Susilo, Suyanto (2017). Metodologi Penelitian Kombinasi Kualitatif-Kuantitatif. Klaten: Bo
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned to Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati.
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
