Analisis Kinerja Stakeholder Primer dalam Pencegahan Perilaku Merokok pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Sleman

Penulis

  • ESTI KURNIASIH Universitas Ahmad Dahlan
  • Lina Handayani Universitas Ahmad Dahlan
  • Tri Wahyuni Sukesi Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.35842/formil.v10i3.626

Abstrak

Prevalensi merokok pada remaja usia 10-18 tahun mengalami peningkatan sebanyak 1,9% dari tahun 2013 (7,2%) ke tahun 2018 (9,1%). Tingginya perilaku merokok merupakan efek dari kurang optimalnya kinerja stakeholder primer (aparatur pemerintah daerah, guru dan orangtua) dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dan belum adanya Peraturan Daerah tentang Kawasaan Tanpa Rokok (Perda KTR). Penelitian dilakukan untuk mengetahui kinerja stakeholder primer dalam pencegahan perilaku merokok pada anak usia sekolah di Kabupaten Sleman. Metode penelitian ini dengan jenis kualitatif. Penelitian dilakukan di Wilayah Kabupaten Sleman pada bulan Mei 2025. Subyek penelitian yaitu Tenaga Pemda / Aparat yaitu Pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Eselon III dan/ IV sebanyak 1 orang, kepala sekolah 1 orang dan guru sekolah dasar (SD) 1 orang, dan orang tua siswa sebanyak 7 orang. Teknik sampling menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengambilan data menggunakan lembar wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dengan model Miles dan Huberman meliputi data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian diketahui Dinas Pendidikan berperan dalam mengimplementasikan kebijakan dan regulasi terkait larangan merokok di lingkungan sekolah, melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya rokok dan penerapan KTR dan mendorong kolaborasi antar sekolah, guru, dan orang tua dalam upaya preventif. Guru berperan sebagai pembimbing dan pendidik yang memberikan informasi dampak merokok, teladan dengan tidak merokok dan gaya hidup sehat, pengawas dan pengendali perilaku siswa melalui penguatan tata tertib sekolah. Orang tua berperan dalam memberikan edukasi, motivasi, dan nasihat mengenai bahaya merokok, menjadi contoh dengan tidak merokok di rumah, membatasi pergaulan dan lingkungan anak, serta mengarahkan ke kegiatan positif.  Kinerja stakeholder primer yaitu dinas pendidikan, guru sekolah dan orang tua dalam upaya pencegahan perilaku merokok sudah cukup optimal terkait implementasi peraturan KTR dan kolaborasi antar stakeholder, namun diperlukan sosialisasi dan edukasi terutama di SD.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-09-30

Cara Mengutip

Kurniasih, E., Handayani, L. ., & Sukesi, T. W. (2025). Analisis Kinerja Stakeholder Primer dalam Pencegahan Perilaku Merokok pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Sleman. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 10(3), 307–321. https://doi.org/10.35842/formil.v10i3.626

Terbitan

Bagian

Artikel