Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Wiralaga Kabupaten Mesuji Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.35842/formil.v10i2.578Kata Kunci:
Dengue Hemorrhagic Fever, Environment, Knowledge, Behavior, Health WorkersAbstrak
Dengue merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Pada tahun 2024, Puskesmas Wiralaga Kabupaten Mesuji mencatat jumlah penderita DBD sebanyak 38 penderita dengan jumlah tertinggi di Kabupaten Mesuji. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor risiko kejadian DBD di Wilayah kerja Puskesmas Wiralaga Kabupaten Mesuji dengan memahami faktor-faktor risiko lokal, seperti kondisi lingkungan, perilaku masyarakat dan praktik pengelolaan air rumah tangga (PAMM-RT). Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan case control. Jumlah sampel sebanyak 78 orang (26 orang sampel kasus dan 52 orang sampel control) yang diambil dengan cara purposive sampling. Penelitian dilakukan dengan wawancara dan obersevasi langsung menggunakan kuesioner. Analisa Univariat dilakukan dengan cara menilai distribusi frekuensi variabel lingkungan, pengetahuan, perilaku dan dukungan tenaga kesehatan dengan kejadian DBD. Analisa Bivariat dan Analisa Multivariat. Hasil uji distribusi frekuensi diketahui responden dengan lingkungan kurang baik 56,4%, pengetahuan baik 71,8%, perilaku baik 50,0% dan dukungan tenaga kesehatan baik 73,1%. Berdasarkan hasil uji chi square, terdapat hubungan lingkungan (p-value = 0,019 ; OR = 3,889) dan perilaku (p-value = 0,031 ; OR =3,321) dengan kejadian DBD. Hasil uji regresi linier logistik faktor paling dominan dengan kejadian DBD adalah lingkungan (p-value = 0,017 ; OR = 3,911) setelah dikontrol variabel perilaku. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara faktor lingkungan serta faktor perilaku dengan kejadian DBD. Variabel yang dominan berpengaruh pada terjadinya DBD di wilayah kerja Puskesmas Wiralaga adalah lingkungan.
Referensi
Amruddin, Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Alindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., Untari, I., Mujiani, S., & Wicaksono, D. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif (M. P. Dr. Fatma Sukmawati, Ed.). Pradina Pustaka.
Anggraini, D. ratna, Huda, S., & Agushybana, F. (2021). Faktor Perilaku Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DDB) Di Daerah Endemis Kota Semarang. Dalam Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (Vol. 12, Nomor 2).
Delita, K., & Nurhayati, N. (2022). Ekologi dan Entomologi Vektor Demam Berdarah Dengue Aedes aegypti (K. Indah, Ed.; Cetakan Pertama). Kurnia Group.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji. (2024). Analisa Situasi Kasus DBD Di Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung Tahun 2024.
Dinas Kesehatan Provinsi Lampuung. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2022.
Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. (2023). Teknologi Wolbachia dalam Pengendalian Demam Berdarah di Indonesia. https://ayosehat.kemkes.go.id/teknologi-wolbachia-dalam-pengendalian-demam-berdarah-di-indonesia
Hamid, M., Sufi, I., Konadi, W., & Akmal, Y. (2019). Analisis Jalur Dan Aaplikasi SPSS Versi 25 Edisi Pertama (J. Iddris, Ed.; Edisi Pertama). CV. Sefa Bumi Persada.
Hardani, A., Ustiawaty, J., Andriani, H., Utami, E., Istiqomah, R., Fardani, R., Sukmana, D., & Auliya, N. (2020). Buku Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (A. Md. A. Husnu Abadi, Ed.; Pertama). CV. Pustaka Ilmu.
Hastono, S. P. (2020). Analisis Data Pada Bidang Kesehatan (Vol. 1).
Helga Prawiranegara, A., Suratman, & Fitria Widiyanto, A. (2024). Pengaruh Faktor Lingkungan dan Perilaku Terhadap Kejaidan Demam Berdarah (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Purwekerto Barat Kabupaten Banyumas.
Hikmawati, I., & Huda, S. (2021). Peran Nyamuk Sebagai Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Transovarial (F. Safitri, Ed.; Cetakan Pertama). Satria Publisher.
Hulu, S. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Ujungberung Indah Kota Bandung Tahun 2021. Universitas Bhakti Husada.
Husin, H., Ramon, A., Angraini, W., Wati, N., Anugrah, P., Muhammadiyah Bengkulu, U., & Id, A. (2024a). ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD). Jurnal Kesmas Asclepius, 6(1), 18–25. https://doi.org/10.31539/jka.v6i1.8776
Husin, H., Ramon, A., Angraini, W., Wati, N., Anugrah, P., Muhammadiyah Bengkulu, U., & Id, A. (2024b). Analisis Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Kesmas Asclepius, 6(1), 18–25. https://doi.org/10.31539/jka.v6i1.8776
Irwan. (2017). Epidemiologi Penyakit Menular (1 ed.). CV. ABSOLUTE MEDIA.
Kementerian Kesehatan RI. (2017). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue Di Indonesia. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2020a). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9845 Tahun 2020 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksnaa Infeksi Dengue Pada Dewasa. https://www.kemkes.go.id/id/pnpk-2020---tata-laksana-infeksi-dengue-pada-dewasa
Kementerian Kesehatan RI. (2020b). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9845 Tahun 2020 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksnaa Infeksi Dengue Pada Dewasa. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2020c). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/9845/2020 Tentang Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tatalaksana Infeksi Dengue Pada Remaja. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Laporan Tahunan 2022 Demam Berdarah Dengue.
Kementerian Kesehatan RI. (2023a). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. https://www.kemkes.go.id/id/profil-kesehatan-indonesia-2022
Kementerian Kesehatan RI. (2023b). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022.
Marwanty, & Wahyono, T. Y. M. (2018). Faktor Lingkungan Rumah dan Kejadan Demam Berdarah Dengue Kota Palopo 2016. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 2(1).
Melinda, Hadi, Z., & Fahrurazi. (2023). Faktor Kondisi Lingkungan Rumah Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Pada Anak di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Martapura 1 Tahun 2023.
Mentari, S. A. F. B., & Hartono, B. (2023). Systematic Review: Faktor Risiko Demam Berdarah di Indonesia. Jurnal manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr. Soetomo , Vol.9(No. 1), 22–36. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.29241/jmk.v9i1.1255
Nasution, H. A. (2019). Hubungan Faktor Lingkungan Dan Perilaku Masyarakat Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (dbd) Di Wilayah Kerja Puskesmas Plus Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2018. Dalam UIN Sumatera Utara. UIN Sumatera Utara.
Nurcahya, A., Asmarudin, M. S., & Rizkiah, F. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 15072–15083.
Nurkhasanah, D. A., Sitorus, R. J., & Listiono, H. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 21(1), 277. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1164
Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Tasnim, Mustar, Ramdany, R., manurung, E., Sianturi, efendi, Tompunu, M., Sitanggang, Y., & Maisyarah. (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan (R. Watrianthos, Ed.; Cetakan Pertama). Yayasan Kita Menulis.
Priadana, S., & Sunarsih, D. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif. Pascal Books.
Puskesmas Wiralaga. (t.t.). Profil Puskesmas Wiralaga Tahun 2022.
Rahmawati, U., Herdiani, F., Kesehatan Kementerian, P., Bengkulu, K., & Kesehatan Lingkungan, J. (2019). HUBUNGAN PERILAKU PSN PLUS DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH (DBD) DI DAERAH WILAYAH PUSKESMAS BASUKI RAHMAT KOTA BENGKULU RELATIONSHIP OF PLUS PSN BEHAVIOR WITH THE EVENT OF DENGUE BLOOD FEVER (DHF) IN REGIONAL DISTRICT AREAS BASUKI RAHMAT KOTA BENGKULU. Dalam JNPH (Vol. 7, Nomor 2).
Sanisahhuri, Khairani, N., Asih, fatchia R., & Effendi, S. U. (2023). Hubungan Perilaku Pencegahan 3M Plus Dengan Kejadian Demam Berdarah dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bintuhan Kabupaten Kaur. Jurnal Vokasi Kesehatan, 3(1), 35–42. https://journal.bengkuluinstitute.com/index.php/juvokes
Sarwono, E. A., & Handayani, A. (2021). Metode Kuantitatif (N. Prasetyowati, Ed.; Cetakan Pertama). Unisri Press.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.
Sutriyawan, A., Darmawan, W., Akbar, H., Habibi, J., & Fibrianti, F. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Melalui 3M Plus dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(01), 23–32. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i01.936
Syapitri, H., Amilia, A., & Aritonang, J. (2021). Metodologi Penelitian Kesehatan (Cetakan Pertama, Vol. 1). Ahlimedia Press. www.ahlimediapress.com
Windi, C. R. (2019). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Wineka Media.
Yusnita, Dewi, N., Mardhatillah, Corsita, L., Hakim, A. R., Darwel, Wijayanti, A. C., & Ritonga, P. T. (2022). Dasar-Dasar Epidemiologi (M. Sari & R. M. Sahara, Ed.; Cetakan Pertama). PT Global Eksekutif Teknologi. www.globaleksekutifteknologi.co.id
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned to Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati.
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
