PENGARUH PEMBERIAN AIR MINUM DAN AIR GLUKOSA TERHADAP STATUS HIDRASI DAN KELELAHAN PEKERJA PANDE BESI
DOI:
https://doi.org/10.35842/formil.v1i2.20Abstrak
Latar Belakang:Pande besi merupakan jenis pekerjaan berat terpapar panas yang menyebabkan dehidrasi dan kelelahan. Cairan dibutuhkan selama bekerja di lingkungan kerja panas. Tujuan penelitian ini mengkaji pengaruh pemberian air minum dan air glukosa terhadap status hidrasi dan kelelahan pekerja pande besi.Metode: Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan 66 subjek pekerja pande besi di Desa Cepiring Kendal. Pengukuran status hidrasi berdasarkan warna urin, kelelahan menggunakan waktu reaksi respon cahaya.
Hasil: Kondisi sesudah intervensi status hidrasi subjek mengalami perubahan tingkatan warna menjadi terhidrasi baik pada kedua kelompok. Tidak ada perbedaan waktu reaksi sebelum kerja dan sesudah kerja (sebelum intervensi) pada kedua kelompok. Tidak ada perbedaan waktu reaksi sebelum kerja (sesudah intervensi) pada kedua kelompok dan ada perbedaan waktu reaksi sesudah kerja (sesudah intervensi) pada kedua kelompok
Kesimpulan: Pemberian air minum dan air glukosa sesuai kebutuhan dapat meningkatkan status hidrasi dan menurunkan kelelahan pekerja pande besi.
Kata kunci : air glukosa, status hidrasi, kelelahan, pekerja pande besi
##submission.downloads##
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright publishing of the article shall be assigned to Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati.
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
