Manajemen Risiko K3 di Wisata Gua Pindul, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

  • Julian Dwi Saptadi Universitas Ahmad Dahlan
  • Machfudz Eko Arianto Universitas Ahmad Dahlan
  • Althof Nafis Habibi Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.35842/formil.v6i2.358

Kata Kunci:

Manajemen Risiko K3, Pariwisata, Gua Pindul

Abstrak

Aktivitas wisata Gua Pindul Yogyakarta, tidak lepas dari potensi bahaya dan risiko kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian kepada semua pihak. Aspek keselamatan di wisata Gua Pindul mengarah pada sarana prasarana di semua aktivitas wisata, kondisi lingkungan dan keselamatan manusia yang ditujukan kepada pemandu wisata dan wisatawan, serta prosedur pada saat melakukan kegiatan/atraksi wisata. Aspek Kesehatan wisatawan adalah kondisi kesehatan wisatawan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas wisata. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajamen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di wisata Gua Pindul.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian adalah manajemen wisata Gua Pindul (Pokdarwis Dewa Bejo), tim SAR, Pemandu wisata dan wisatawan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan bantuan lembar observasi lapangan.  Terdapat 10 jenis bahaya K3 dan 14 jenis risiko pada wisata Gua Pindul. Hasil penilaian risiko K3 didapatkan hasil bahwa risiko tenggelam, terseret arus banjir, tergigit dan terkena racun hewan liar masuk dalam tingkat risiko sangat tinggi (Extreme). Pengendalian risiko K3 yang telah dilakukan yaitu safety induction sebelum wisata, menyediakan pelampung, menghentikan wisata saat hujan deras dan adanya hewan liar. Analisis manajemen risiko K3 di wisata Gua Pindul belum pernah dilakukan. Upaya pengendalian dari pihak manajemen sudah ada namun belum optimal

##submission.downloads##

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2021-10-30

Cara Mengutip

Saptadi, J. D., Arianto, M. E., & Habibi, A. N. (2021). Manajemen Risiko K3 di Wisata Gua Pindul, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 6(2), 154–162. https://doi.org/10.35842/formil.v6i2.358

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama